Belajar C++ P Struktur Dasar Kode Program C++ | Edukasi Galery

Jumat, 08 Oktober 2021

Belajar C++ P Struktur Dasar Kode Program C++


Struktur Dasar Bahasa Pemrograman C++

Kode program yang kita jalankan sebelumnya sangat sederhana, tapi itu sudah mewakili struktur dasar dari sebuah bahasa pemrograman C++. Berikut saya tampilkan kembali kode program yang dimaksud:

1
2
3
4
5
6
7
#include <iostream>
 
int main()
{
  std::cout << "Hello World!";
  return 0;

#include <iostream>

Di baris paling awal terdapat kode #include <iostream>. Perintah #include dipakai untuk memasukkan sebuah file khusus yang memungkinkan kita mengakses berbagai fitur tambahan dalam bahasa C++.

Dalam contoh diatas, file iostream berisi kode program agar nantinya kita bisa mengakses perintah input/output seperti cout dan cin. iostream sendiri merupakan singkatan dari input output stream.

Dengan kata lain, agar di dalam kode program nanti kita bisa menggunakan perintah cout, di bagian paling atas kode program C++ harus terdapat baris #include <iostream>. File include ini juga sering disebut sebagai header file.

Bahasa C++ menerapkan konsep modular, dimana fitur-fitur yang ada di pecah ke berbagai file. Jika ingin menggunakan perintah tertentu, panggil header file yang sesuai. Contoh file header lain seperti #include <fstream> atau #include <cmath> yang akan dibutuhkan saat ingin membaca file atau menjalankan function matematika.

Hasilnya, ukuran file program yang ditulis dalam bahasa C++ menjadi efisien. Kita hanya perlu menggunakan header file saat dibutuhkan saja. Namun kebalikannya, setiap ingin menggunakan perintah tertentu, harus men-include-kan file header yang dibutuhkan.


int main() { }

Struktur main() pada dasarnya merupakan sebuah fungsi (function). Isi dari function ini diawali dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal ” { ” dan ” } “. Di dalam tanda kurung inilah “isi” dari kode program penyusun function main() ditulis.

Function main() merupakan kode program utama dalam mayoritas aplikasi bahasa C++. Di sinilah kita akan banyak menulis kode program.

Sedikit berbeda dengan bahasa C, function main() di dalam file C++ boleh saja tidak ditulis, terutama jika ingin membuat sebuah file header atau file bantu (file yang berisi berbagai function lain). Namun dalam kebanyakan situasi, function main() selalu ada dalam kode yang akan kita buat.

Perintah “int” sebelum main() menandakan nilai kembalian atau hasil akhir dari function main(). Kode int merupakan singkatan dari integer, yakni tipe data angka bulat.

Dengan demikian, kode program main() yang saya tulis harus menghasilkan sebuah angka bulat (menggunakan perintah return yang akan kita bahas sesaat lagi).


std::cout << “Hello World!”;

Perintah std::cout berguna untuk menampilkan sesuatu ke layar. Perintah ini merupakan bagian dari header iostream, sehingga jika kita ingin menggunakannya harus terdapat perintah #include <iostream> di bagian paling awal kode program bahasa C++.

Teks yang ingin ditampilkan ditulis setelah tanda << dan berada dalam tanda kutip dua, seperti std::cout << “Hello World!”. Hasil dari perintah ini, akan tampil teks Hello, World! di layar.

Di akhir perintah std::cout terdapat tanda titik koma (semi-colon), yakni tanda “ ; ”. Setiap perintah bahasa C++ harus diakhiri dengan tanda ini, kecuali beberapa perintah khusus. Lupa menambahkan tanda titik koma di akhir sebuah perintah merupakan error yang sangat sering terjadi.

Sebenarnya, perintah std::cout terdiri dari 2 bagian, yakni: namespace std, dan perintah cout.

Namespace adalah fitur penamaan yang biasa ada dalam bahasa pemrograman yang menerapkan konsep OOP (object oriented programming). Tujuannya supaya berbagai perintah tidak saling bentrok.

Perintah std::cout artinya kita menjalankan perintah cout “milik” std namespace. Bisa saja nantinya ada perintah foo::cout yang berarti kita menjalankan perintah cout kepunyaan namespace foo. Dalam contoh ini, bahasa C++ membolehkan ada 2 perintah cout, selama dipanggil dari namespace yang berbeda.

Jika kita ingin menampilkan beberapa teks, bisa menulis perintah std::cout beberapa kali seperti contoh berikut:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
#include <iostream>
 
int main()
{
  std::cout << "Hello World! \n";
  std::cout << "Sedang Belajar Bahasa C++ ";
  std::cout << "di Duniailkom";
  return 0;
}

Hasil kode program:

Hello World!
Sedang Belajar Bahasa C++ di Duniailkom

Tambahan karakter “\n” di akhir perintah std::cout pada baris 5 dipakai untuk pindah baris (new line). Tujuannya agar teks yang ada di dalam perintah std::cout di baris 6 pindah ke baris baru.

Alternatif penulisan lain adalah mendeklarasikan namespace std di bagian awal kode program dengan perintah using namespace std:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
#include <iostream>
 
using namespace std;
 
int main()
{
  cout << "Hello World! \n";
  cout << "Sedang Belajar Bahasa C++ ";
  cout << "di Duniailkom";
  return 0;
}

Perintah using namespace std di baris 3 bertujuan agar kita tidak perlu menulis namaspace std:: di setiap perintah cout.

Tidak ada benar atau salah dari kedua cara penulisan ini, lebih ke kesukaan saja. Namun mayoritas tutorial lebih banyak menggunakan cara penulisan yang kedua, yakni memakai perintah using namespace std di awal kode program.


return 0;

Perintah return 0; berhubungan dengan kode int main() sebelumnya. Disinilah kita menutup function main() yang sekaligus mengakhiri kode program bahasa C++.

Return 0 artinya kembalikan nilai 0 (nol) ke sistem operasi yang menjalankan kode program ini. Nilai 0 menandakan kode program berjalan normal dan tidak ada masalah (EXIT_SUCCESS).

Kita juga bisa menulis return 1, return 99, return -1, dll. Nilai-nilai ini nantinya bisa dipakai oleh sistem operasi atau program lain. Nilai return selain 0 dianggap terjadi error atau sesuatu yang salah (EXIT_FAILURE).

Apakah perintah Return 0 ini harus ditulis?

Harus ditulis! itu jika kita berpatokan ke struktur bahasa C++ yang ideal. Namun beberapa compiler (termasuk Code:Blocks yang saya gunakan), akan “memaafkan” jika perintah ini tidak ditulis dan menambahkan perintah return 0 secara otomatis.


Dalam tutorial kali ini kita telah melihat Struktur Dasar Kode Program C++. Berikutnya akan dibahas tentang Aturan Dasar Penulisan Kode Program B

sumber:https://www.duniailkom.com/tutorial-belajar-c-plus-plus-struktur-dasar-kode-program-c-plus-plus/

 

 

ELEMEN-ELEMEN DASAR DALAM PEMROGRAMAN C++

IDENTIFIER (PENGENAL)

Indentifier/Pengenal adalah suatu nama yang biasa dipakai dalam pemrograman untuk menyatakan variabel, konstanta, tipe data, dan fungsi. Aturan untuk penulisan identifier sama dengan aturan dalam pascal, antara lain tidak diperbolehkan untuk :

– Memulai dengan karakter non huruf

– Ada spasi

– Menggunakan karakter-karakter ~ ! @ # $ % ^ & * ( ) + ` – = { } [ ] : ” ; ‘ < > ? , . / |

– Menggunakan reserved words yang ada dalam C++.

TIPE DATA

Dalam pemrograman C++, beberapa tipe data yang ada dalam pemrograman C++  antara lain sebagai berikut :

TIPE DATA BILANGAN BULAT:

– char

– int (integer)

– short (short integer)

– long (long integer)

TIPE DATA BILANGAN REAL:

– float (real)

– double (real double)

– long double

SELAIN ITU TERDAPAT JUGA TIPE DATA UNSIGNED

Tipe data bilangan bulat:

– char

– int (integer)

– short (short integer)

– long (long integer)

Tipe data unsigned mirip dengan yang bukan unsigned. Perbedaanya terletak pada tipe data, yaitu untuk unsigned nilainya selalu positif.

DEKLARASI VARIABEL

Dalam sebuah pemrograman, suatu variabel yang akan di implementasikan dalam suatu program harus terlebih dahulu dideklarasikan. Dalam hal ini pengertian deklarasi yaitu mendeklarasikan atau mengenalkan suatu variabel ke dalam program dan menentukan tipe datanya.

Berikut ini contoh pendeklarasian variabel:

int jumlah;

float harga_satuan, variabel1;

char saya, kamu;

ASSIGNMENT

Assignment adalah suatu proses pemberian nilai pada suatu variabel yang telah dideklarasikan didalam sebuahprogram. Berikut adalah contoh assignment:

Jumlah = 10;

Harga_satuan = 23.456;

Saya = ‘B’;

Kamu = ‘2’;

Dibawah ini merupakan salah satu contoh penggunaan assigment dan deklarasi variable.

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

void main()

{

int var1, var2, var3;

char karakter;

var1 = 10;

var2 = 5;

var3 = var1 + var2;

karakter = ‘D’;

cout << “Nilai var3 = ” << var3 << “\n”;

cout << “Nilai karakter = ” << karakter;

getch();

}

contoh berikutnya yang melibatkan tipe data real dan memformat tampilan presisi.

#include “conio.h”;

#include “iostream.h”;

#include “iomanip.h”;

void main()

{

clrscr();

double real;

real = 182.2182713674821746;

cout << setprecision(12);

cout << “Nilai real = ” << real;

getch();

}

KONSTANTA

Untuk pendeklarasian konstanta dalam C++ mirip dengan Pascal. Sintaksnya adalah:

const tipe_data nama_konstanta = value;

Contoh:

const float phi = 3.141592;

Berikut ini contoh program C++ untuk mencari luas dan keliling lingkaran dengan jari-jari 7.2;

konstanta penghitung jari2

sumber:https://matkul.xyz/elemen-elemen-dasar-dalam-pemrograman-c/




Macam-macam file header dan fungsinya di bahasa c++

download+(1)

File Header pada C++
Bahasa pemrograman memiliki cara yang tersendiri untuk mendapatkan akses memori. Dalam bahasa C maupun C++ membutuhkan suatu file yang digunakan untuk mengakses hal tersebut yaitu File Header. File Header adalah file yang berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh program baik itu sebagai standar Input/Output maupun sebagai syntax.

·         Fungsi File Header antara kain sebagai berikut :
- Untuk manajement memori
- Untuk memanggil routines ROM BIOs
- Untuk fungsi matematika komplek
- Untuk memanggil console DOS Input Output
- Untuk routing basic di C++
- Untuk beberapa fungsi rutin (Seperti konversi)
- Untuk Menguakkan manipulator
- Untuk operasi string dan karakter

·         Macam-macam File Header yang sering digunakan adalah sebagai berikut :
1)      stdio.h : Merupakan singkatan dari standar input output header yang digunakan sebagai standar input output operasi yang digunakan oleh bahasa C, akan tetapi bisa juga digunakan dalam bahasa C++. Fungsi-fungsi yang ada didalam stdio.h antara lain sebagai berikut :
  • printf() : merupakan fungsi keluaran yang digunakan untuk menampilkan informasi/pesan kelayar secara terformat (menentukan tipe data yang akan dikeluarkan).
  • puts() : merupakan fungsi keluaran yang digunakan untuk menampilkan informasi/pesan yang bertipe data string (tanpa harus melakukan penentuan tipe data terlebih dahulu).
  • putchar() : merupakan fungsi keluaran yang digunakan untuk menampilkan informasi/pesan yang bertipe data char(tanpa harus melakukan penentuan tipe data terlebih dahulu).
  • scanf() : merupakan fungsi masukan yang digunakan untuk menginputkan data numerik, karakter, dan string secara terformat (menentukan tipe data yang akan dimasukan).
  • gets() : merupakan fungsi masukan yang khusus untuk menerima masukan tipe data string (tanpa harus melakukan penentuan tipe data terlebih dahulu).

2)      iostream.h : Merupakan singkatan dari input outout stream header yang digunakan sebagai standar input output operasi yang digunakan oleh bahasa C++. Fungsi-fungsi yang ada didalam iostream.h antara lain sebagai berikut :
  • cout : merupakan fungsi keluaran pada C++ yang menampilkan data dengan tipe data apapun kelayar.
  • cin : merupakan fungsi masukan pada C++  yang bisa memasukan data berupa numerik dan karakter.
  • endl : merupakan suatu fungsi yang manipulator yang digunakan untuk melakukan perintah Newline atau pindah baris

3)      conio.h : Merupakan File Header yang berfungsi untuk menampilkan hasil antarmuka kepada pengguna. Fungsi -fungsi yang ada didalam conio.h antara lain sebagai berikut :
  • getch() : merupakan singkatan dari get character and echo yang digunakan untuk menahan (pause) output suatu program dan akan kembali mengeksekusi setelah kita melakukan inputan baik itu tombol enter atau tombol lainnya dan inputan tersebut tidak ditampilkan dalam window.
  • getche() : secara fungsi sama dengan getch() akan tetapi ketika melakukan inputan, inputan tersebut tampil dalam window.
  • clrscr() : merupakan singkatan dari clear screen yang digunakan untuk membersihkan layar windows .

4)      math.h  : Merupakan file header yang berfungsi untuk operasi matematika.Fungsi-fungsi yang ada di math.h antara lain sebagai berikut :
  • sqrt() : fungsi ini digunakan untuk menghitung akar dari suatu bilangan. Bentuk umum penulisannya  adalah sqrt(bilangan); .
  • pow() : fungsi ini digunakan untuk menghitung hasil dari perpangkatan suatu bilangan . Bentuk umum penulisannya adalah pow(bilangan,pangkat); .
  • sin(), cos(), tan() : fungsi ini digunakan untuk menghitung nilai sinus, cosinus, dan tangen dari sudut yang dimasukan. Bentuk umum penulisannya adalah sin(bilangan); .
/*
Contoh script program dengan menggunakan file header math.h
*/
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <math.h>
main()
{
 int a = 45;
 int b = 4;
 int c = 2;
 float ipangkat, iakar, isin ,icos, itan;
 iakar = sqrt(b);
 cout<<"Akar dari "<<b<<" adalah"<<iakar<<endl;
 ipangkat = pow(b,c);
 cout<<b<<" pangkat "<<c<<" adalah"<<ipangkat<<endl;
 isin = sin(a);
 cout<<"sin sudut "<<a<<" derajat adalah"<<isin<<endl;
 icos = cos(a);
 cout<<"cos sudut "<<a<<" derajat adalah"<<icos<<endl;
 itan = tan(a);
 cout<<"tan sudut "<<a<<" derajat adalah"<<itan;
 getch();
}

5)      stdlib.h : Merupakan file header yang berfungsi untuk operasi pembanding dan operasi konversi. Fungsi-fungsi yang ada di stdlib.h antara lain sebagai berikut :
  • max() : fungsi ini digunakan untuk menentukan nilai maximum dari 2 bilangan yang diinputkan. Bentuk penulisannya adalah max(bilangan1,bilangan2); .
  • min() : fungsi ini digunakan untuk menentukan nilai minimum dari 2 bilangan yang diinputkan. Bentuk penulisannya adalah min(bilangan1,bilangan2); .
  • atof() : fungsi ini digunakan untuk mengkonversi nilai string menjadi bilangan bertipe double. Bentuk umum penulisannya adalah atof(char nama_variabel); .
  • atoi() : fungi ini digunakan untuk mengkonversi nilai string menjadi bilangan bertipe integer. Bentuk umum penulisannya adalah atoi(char nama_variabel); .

  /*
Contoh script program dengan menggunakan file header stdlib.h
*/
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
 char a[10], b[10];
 int bil1, bil2,imax, imin;
 cout<<"Masukan Bilangan 1 : ";cin>>a;
 cout<<"Masukan Bilangan 2 : ";cin>>b;
 bil1 = atoi(a);
 cout<<"Bilangan 1 adalah "<<bil1<<endl;
 bil2 = atoi(b);
 cout<<"Bilangan 2 adalah "<<bil2<<endl;
 imax = max(bil1,bil2);
 cout<<"Nilai yang paling besar adalah "<<imax<<endl;
 imin = min(bil1,bil2);
 cout<<"Nilai yang paling kecil adalah "<<imin;
 getch();
}

6)      string.h : Merupakan file header yang berfungsi untuk melakukan manipulasi string. Fungsi-fungsi yang ada di string.h antara lain sebagai berikut :
  • strcpy() : fungsi ini digunakan untuk menyalin suatu string ke variabel tujuan. Bentuk umum penulisannya adalah strcpy(variabeltujuan, string); .
  • strlen() : fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter yang ada dalam suatu string. Bentuk umum penulisannya adalah strlen(string); .
  • strcmp() : fungsi ini digunakan untuk membandingkan 2 buah string. Bentuk umum penulisannya adalah  strcmp(string1,string2); .
  • strrev() : fungsi ini digunakan untuk membalikan urutan suatu string. Bentuk umum penulisannya adalah strrev (string); .
  • strlwr() : fungsi ini digunakan untuk mengubah semua huruf menjadi huruf kecil. Bentuk umum penulisannya adalah strlwr(sterng); .
  • strupr() : fungsi ini digunakan untuk mengubah semua huruf menjadi huruf kapital. Bentuk umum penulisannya adalah strupr(string); .
  • strcat() : fungsi ini digunakan untuk menggabungkan 2 buah string, untuk menggunakan fungsi ini juga harus menambahkan file header ctype.h. Bentuk umum penulisannya adalah strcat(variabeltujuan, string); .

/*
Contoh script program dengan menggunakan file header string.h
*/

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <string.h>
main()
{
 char kata[50];
 char kata2[50];
 cout<<"Masukan Kata : ";gets(kata);
 cout<<"Panjang kata = "<<strlen(kata)<<" karakter"<<endl;
 strcpy(kata2,kata);
 strlwr(kata);
 cout<<"Kata yang di copy          : "<<kata2<<endl;
 cout<<"Kata menjadi huruf kecil   : "<<kata<<endl;
 strupr(kata);
 cout<<"Kata menjadi huruf kapital : "<<kata<<endl;
 strrev(kata);
 cout<<"Kata yang dibalik          : "<<kata<<endl;
 getch();
}

sumber:https://pascaldhika.blogspot.com/2014/03/macam-macam-file-header-dan-fungsinya_22.html?m=1

0 komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di blog saya, semoga bermanfaat .

Contact

Want To Talk To Me

ARAN Galery Site is a place to seek knowledge, to share experiences and share experiences in the world of blogger and vlogger. Yaps, don't hesitate and don't hesitate to ask me. Please contact me if you have any questions.

Alamat:

Dusun Puhun Rt003/003, Desa Sindangagung, Kec. Sindangagung, Kab. Kuningan, Jawa Barat 45573

Jam Kerja:

Senin-Minggu 09.00-21.00

Whatsapp:

o87739767256

Instagram:

@aif_noorizki

Youtube:

ARAN FAMILYS Channel

E-Mail:

ariefnoorrizkik3@gmail.com atau annanurjanah13@gmail.com

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.